Skip to main content

My Little Baby

Masih ada harapan  Kala melihatmu  Aku bahagia  Tersenyum dan ceria  Bayiku yg manis  Dulu aku berdoa  Meminta diberikan keajaiban  Dan Tuhanpun mengabulkan  Kini kau ada di kehidupan ku Menyatukan yg hilang  Mendekatkan yg hampir buyar Semua orang suka padamu  Bayiku yg cantik  Berjanjilah untuk selalu menemaniku Jadilah teman bagiku  Kita akan belajar bersama  Bayiku yg lucu  Terimakasih telah menjadi anak yg baik🤗

Syukur

Kadang apa yang didapat kita merasa kurang puas. Serasa gak bahagia. Ngeliat orang lain lebih, pengen. Selalu seperti itu terus. Banyak menuntut. Padahal kita gak sadar kalau orang lain mengupayakan kebahagiaan kita. Meluangkan waktu sempitnya agar kita gak ngerasa sia-sia. Terdampar hampa tanpa satupun kata. Aku berpikir. Merenung. Dan mencoba mengerti semuanya. Mengerti hal serumit apapun. Memahami setiap kata pernah terucap. Aku berdiam sejenak. Mengeja setiap barisan kata dari seseorang. Seperti kapas yang terhempas. Mencoba merangkai kata demi kata. Agar aku mendapatkan inginku. Namun harus ada yang rela korbankan sedikit waktunya. Agar siapapun merasa berharga. Ya,sebenarnya hanya satu yang terucap. Bahkan janji hilang tak berarah. Angin menyadarkanku. Pengorbanan selama ini. Sungguh malu. Ingin Ku tarik kembali kata yang pernah ku lontarkan. Ya, aku menghargainya. Sangat menyayanginya. Dengan sedikit waktu yang dia miliki. Ya, aku bersyukur. Akan selalu bersyukur.


-A.S.H-

Comments

Popular posts from this blog

Doa Meminta Anak Yang Sholeh

Nabi Ibrahim ‘ alaihis salaam  berkata, رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ “ Robbi hablii minash shoolihiin” [ Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]” . (QS. Ash Shaffaat: 100). Tetap semangat untuk bunda2 yg mendambakan buah hati, Insyaallah Allah mengabulkan doa kita 🙏

Perantara

Kau tahu aku serba salah ketika teman lamaku membicarakanmu dan meminta aku tidak menghiraukanmu. Aku jadi sebal padamu. Seakan kau tak punya pekerjaan lain selain menanyakan kabar teman ku itu. Kau sangat mengganggunya. Harusnya kau tahu perasaan itu tak bisa dipaksa. Berkali-berkali kau berusaha kalau Allah berkata lain, kau bisa apa? Aku tidak bisa lagi jadi perantara mu. Waktu ku habis untuk memperbaiki diri bukan untukmu. Jangan lagi kau memintaku bertanya padanya. Jangan mengekori dia. Kau tahu dia teman ku. Mana mungkin aku mengkhianati nya. Sementara kau orang yang baru ku kenal. Jangan buat pertemanan ku berakhir. Cari saja orang lain yang dapat menerima perasaanmu.