Masih ada harapan Kala melihatmu Aku bahagia Tersenyum dan ceria Bayiku yg manis Dulu aku berdoa Meminta diberikan keajaiban Dan Tuhanpun mengabulkan Kini kau ada di kehidupan ku Menyatukan yg hilang Mendekatkan yg hampir buyar Semua orang suka padamu Bayiku yg cantik Berjanjilah untuk selalu menemaniku Jadilah teman bagiku Kita akan belajar bersama Bayiku yg lucu Terimakasih telah menjadi anak yg baik🤗
Kaki ini melangkah sampai tempat yg ingin ku tuju tempat yg tak asing bagiku disitu ada aku, kita dan mereka.
Tempat yg paling menyenangkan yg ku ketahui, karena disana banyak canda tawa keceriaan ataupun tangis bahagia. Terutama karena kamu, gak tahu kenapa sejak aku melihat kamu aku ingin dekat denganmu bercanda denganmu bertukar senyum atau bahkan bisa satu kelompok
belajar dengan kamu aku pingin. Aku nunggu banget saat-saat seperti itu, tapi langsung otakku mencerna. Tak perlu lah ku terlalu berharap. Lakukan semua seperti biasa, jangan ada yg janggal atau membuatnya merasa aneh dengan tingkah ku ini. Bisa-bisa kau menjadi tak nyaman atau bahkan menghindar dariku, aku tak mau itu terjadi. Sangat buruk.
belajar dengan kamu aku pingin. Aku nunggu banget saat-saat seperti itu, tapi langsung otakku mencerna. Tak perlu lah ku terlalu berharap. Lakukan semua seperti biasa, jangan ada yg janggal atau membuatnya merasa aneh dengan tingkah ku ini. Bisa-bisa kau menjadi tak nyaman atau bahkan menghindar dariku, aku tak mau itu terjadi. Sangat buruk.
Lagi-lagi aku melihatmu, ah aku ingin sekali menyapamu atau kau saja yg menyapa diriku. Rupanya kau masih sungkan denganku, walau hanya untuk sekedar berbicara denganku. Aku paham semua butuh waktu, mungkin kau belum mengerti bahwa dalam hatiku aku benar-benar menginginkan kamu. Bukan untuk sekedar menyapa atau celoteh biasa, tapi lebih.
Ku sadar pesaing ku banyak, ia mereka. Mereka selalu melihat secara tidak wajar, aku tak mengerti dengan maksud mereka yg terbilang sinis. Aku menjadi tak nyaman, apa kesalahanku pada mereka?
Entahlah... suatu saat aku tak ingin seperti ini.
Kali ini ku kan buktikan bahwa tak ada yg perlu dianggap remeh tak terkecuali diriku.
Dengan izin Allah aku dapat menunjukkan bahwa aku dapat menjadi yg terbaik bahkan lebih. Di hari itu aku melihatmu tersenyum riangnya, indahnya. Aku tak bisa menahan perlakuanmu, ku balas senyumanmu. Ini bukan mimpi, kamu memberiku ucapan selamat. Tanganmu menyentuh tanganku, tanganku terasa dingin. Aku deg-degan setengah mati, kamu pujaanku akhirnya berinteraksi denganku. Ah, senangnya.
Dan mereka datang, ah mereka ingin apa. Tolong lah aku tak ingin berselisih, itu sungguh bodoh dan memalukan. Mereka semakin mendekat, ku mohon agar baik-baik saja.
Mereka mengulurkan tangan mereka, mengucapkan selamat padaku. Syukurlah, mereka juga mau berteman denganku dan tak lagi memandangku sinis. Indahnya hidup ini.
Tak pernah ku sangka, satu minggu setelah itu kamu selalu ada untukku selalu menyemangatiku. Raut wajahku menunjukkan rasa bahagia . Itu karena kamu.Dihari itu kamu membuatku tambah terkejut, kamu menyatakan perasaanmu langsung padaku.Kau tak mungkin ku tolak, jelas saja kau kekasih impian.
Ternyata benar kata hatiku dulu jangan buru-buru, nanti ada saatnya buat dia yg merhatiin kamu dan selalu ada untuk kamu. Jadilah seperti biasa, tunjukkan yg terbaik.
Comments
Post a Comment